Floating

Share

Get This

Selasa, 31 Juli 2012

Mempelajari teknik menghitung subneting

Mempelajari teknik menghitung subneting

Ini adalah artikel terakhir saya di semester 2 ini hehehehe….  Biakan sa dikatakan ini adalah artikel penutup dalam mata kuliah jaringan computer.   Selanjutnya saya berencana akan merambah ke topik mobile phone.
Yang akan membahas tentang sistem operasi yang dipakai, software” pada sistem operasi tersebut dan juga teknik modding/modif, yg insyallah akan saya mulai setelah akhir lebaran tahun ini hehe
Ok di Di artikel ini saya akan mengajarkan cara menghitung subneting pada sebuah IP address
Contoh :  192.168.1.4 /28  
192.168.1.4  ini adalah ip address nya   dan 28 itu adalah subnet nya
Dan jika di binnerkan maka akan seperti ini  11111111   11111111   11111111  11110000
Kenapa seperti itu ?? itu karena ip nya itu 32bit jadi total biner di atas adalah 32 dan angka 1 diatas jumlahnya ada 28 kalau tidak percaya coba hitung sendiri
Pertama kita akan menentukan masuk kelas mana IP diatas
Ini adalah keterangan pembagian kelas pada IP addres :
Kelas A  = 1-26
Kelas B = 128-191
Kelas C = 192-223
Kelas D = 224-239
Dan kelas E = 240-255
Cara menentukan masuk kelas mana IP address tersebut adalah dengan cara melihat 3 angka pertama dari IP nya contoh : 192.168.1.4  maka IP diatas masuk dalam kelas C.   mudah bukan
Nah selanjutnya kita akan mencari jumlah subnetnya
Ini adalah rumusnya 2x    (pangkat x diatas adalah banyaknya binary 1 pada oktet terakhir )
Contoh : 11111111   11111111   11111111  11110000  berarti pangkat x nya adalah 4
Sehingga akan seperti ini  24  = 16 subnet
Selanjutnya kita akan mencari jumlah host persubnetnya
Rumusnya adalah 2y-2  (pangkat y diatas adalah kebalikan dari pangkat x diatas, yaitu banyaknya binary 0 pada octet terakhir)
Contoh : 11111111   11111111   11111111  11110000  berarti pangkat y nya adalah 4
Sehingga akan seperti ini  24-2  =  14 host
Lalu kita akan mencari blok subnetnya
Cara mencarinya adalah 256-  xxx
xxx diatas adalah IP addres yang di binnerkan
 llllllll llllllll llllllll llll0000   (llllllll=255) didapat dari perkalian pangkat 2 mulai dari pangkat 0 sampai dengan 7
l   l   l    l    l  l   l   l 
27  26 25 2 4 23222120
128  64 32   16    8      4   2    0 (adalah  hasil perkalian dari 2 pangkat 0-7)
Yang kita ambil hanya berapa jumlah binary “l” yang di desimalkan pada  oktet terakhir
  llllllll llllllll llllllll llll0000   (kalau di desimalkan maka akan seperti ini 255 255 255 240)
lanjutkan dengan 256-240 = 16
maka 16 itulah blok subnetnya
lalu kita hitung kelipatan dari 16, dimulai dari 0
jadi : 0,16,32,64…… 256

Nah sampailah kita pada tahap terakhir yaitu, menentukan host dan broadcast yg valid
Note : host pertama adalah 1 angka setelah subnet
            Host terakhir adalah subnet berikutnya dikurang 2
            Dan broadcast adalah 1  angka setelah host terakhir

Subnet
Host pertama
Host terakhir
broadcast
192.168.1.0   
192.168.1.1   
192.168.1.14
192.168.1.15   
192.168.1.16 
192.168.1.17  
192.168.1.30   
192.168.1.31 
192.168.1.32   
192.168.1.33   
192.168.1.62   
192.168.1.63   
192.168.1.64   
192.168.1.65   
192.168.1.254   
192.168.1.255
Mudah bukan ??? 
saya mengucapkan terimakasih kepada dosen pengajar yg telah sabar  untuk mendidik saya
sampai jumpa lagi dengan update terbaru dari saya dengan topik yg sedikit beda  hehehe *ketawa sombong  byeeee
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan berikan komentar anda...